ShareSams - Ada seorang anak dia lahir dari sebuah keluarga yang
sederhana.. dia mempunyai sebuah cita-cita yaitu membahagiakan keluarganya..
dia adalah sosok anak yang cenderung pendiam, ramah, mudah bergaul, tapi anak
ini selalu tertutup, setiap dia punya masalah dia tidak pernah cerita pada
siapapun, dia terlihat selalu ceria walau dalam hatinya menyimpan banyak
kesedihan, bahkan teman dekatnya pun tidak pernah tau dia bersedih, dia selalu
ceria seakan dalam kondisi baik-baik saja.. tapi dibalik keceriaan itu
tersimpan sebuah penderitaan yang selalu dia hadapi sendiri..
Dia adalah orang yang kuat, mandiri, tidak mau bergantung pada orang lain selama dia bisa.. pada saat dia duduk dibangku sekolah dasar sampai lulus sekolah menengah pertama dia selalu menolak ketika diberi uang saku sama orang tuanya.. mungkin dia tau penderitaan orangtuanya dalam mencari rupiah.. setiap di kasih dia selalu bilang “mending ditabung aja bu dari pada dibuat hal yg tidak penting.. dia tidak pernah membawa uang saku.. kecuali pas beli kebutuhan sekolah..
Tapi hebatnya dia adalah semangatnya sangat tinggi.. dia selalu rangking dikelasnya.. sampai-sampai ada guru yang bilang kalau dia itu adalah murid teladan.. dia rajin, sopan, pandai, cekatan.. dia tidak pernah minder walaupun dia selalu jalan kaki kalau kesekolah walaupun jauh dari tempat ia tinggal, tapi dia selalu lebih awal datangnya dari yang lainnya .. dia selalu aktif dalam kegiatan yang ada di sekolah.. dan dia juga sealu berbakti pada orangtua.. dia beda sama anak lain seusianya,, kalau anak lainnya suka main, dia malah suka bantuin orang tuanya.. dia juga rajin dab taat beribadah.. ketika lulus sekolah menengah pertama dia menduduki peringkat ke-3 pararel disekolahnya,, dengan nilai yang memuaskan..
Dia adalah orang yang kuat, mandiri, tidak mau bergantung pada orang lain selama dia bisa.. pada saat dia duduk dibangku sekolah dasar sampai lulus sekolah menengah pertama dia selalu menolak ketika diberi uang saku sama orang tuanya.. mungkin dia tau penderitaan orangtuanya dalam mencari rupiah.. setiap di kasih dia selalu bilang “mending ditabung aja bu dari pada dibuat hal yg tidak penting.. dia tidak pernah membawa uang saku.. kecuali pas beli kebutuhan sekolah..
Tapi hebatnya dia adalah semangatnya sangat tinggi.. dia selalu rangking dikelasnya.. sampai-sampai ada guru yang bilang kalau dia itu adalah murid teladan.. dia rajin, sopan, pandai, cekatan.. dia tidak pernah minder walaupun dia selalu jalan kaki kalau kesekolah walaupun jauh dari tempat ia tinggal, tapi dia selalu lebih awal datangnya dari yang lainnya .. dia selalu aktif dalam kegiatan yang ada di sekolah.. dan dia juga sealu berbakti pada orangtua.. dia beda sama anak lain seusianya,, kalau anak lainnya suka main, dia malah suka bantuin orang tuanya.. dia juga rajin dab taat beribadah.. ketika lulus sekolah menengah pertama dia menduduki peringkat ke-3 pararel disekolahnya,, dengan nilai yang memuaskan..
Pada saat ketika akan memasuki jadwal pendaftaran dia bimbang, dia bertanya-tanya “apakah aku bisa melanjutkan sekolah.. sedangkan melanjutkan sekolah butuh biaya yang besar..” "aku pasti bisa"..
akhirnya dia pun positif mendaftar di sekolah menengah kejuruan.. dia pun selalu berdoa agar dia bisa sekolah sampai lulus.. dia juga menjadi anak yang selalu berbakti pada guru di sekolahnya.. dia juga tidak sungkan untuk bertegur sapa ketika dia bertemu teman, guru dan semuanya.. pada saat kelas X semester kedua, dia mendapatkan beasiswa berprestasi.. berbagai kegiatan ia lakukan dan jalani, sampai diapun pandai meletakkan diri atau pandai menempatkan diri.. ketika liburan telah tiba, dia selalu memanfaatkan liburan tersebut, dengan membantu orangtuanya dalam mengumpul pundi-pundi rupiahnya.. dia tidak ingin menjadi beban orangtuanya,, selama dia bisa dia akan selalu membantu meringankan beban orangtuanya.. dia tidak pernah mengeluh pada situasi dan keadaan apapun yang dijalaninya..
Dia juga tidak pernah iri pada teman yang lain.. justru karena dia hidup dalam keterbatasan dia menjadi semakin semangat untuk merubah nasibnya.. dan bangkit dari keterpurukan, tidak terasa dia sudah tiga tahun duduk dibangku sekolah menengah kejuruan.. akhirnya pun dia lulus dengan nilai yang lumayan memuaskan.. meskipun dia tidak punya fasilitas yang mendukung dia tidak hanya diam memangku tangan.. diapun selalu berpikir bagaimana caranya fasilitas tidak menjadi kendala untuk dalam masa belajarnya.. dan akhirnyapun perjuangannya berbuah manis.. ketika dia sudah lulus diapun yang lebih dulu punya pekerjaan dari teman yang lainnya.. itu semua berkat kegigihan dia, kesabaran dia, keuletan dia, dan selalu bersyukur tentunya.. sehingga endingnya menjadi orang yang lebih baik lagi…
bersambung....
Aku Pasti Bisa (kisah seorang anak yang pantang menyerah)
4/
5
Oleh
Unknown